Artikel Terbaru

Artikel

Menimbang Tafsir Tasawuf: Antara Kontemplasi, Kritik, dan Relevansi Sosial

Secara ontologis, pendekatan tafsir sufi berpijak pada prinsip bahwa Al-Qur’an memiliki dua dimensi makna: ẓāhir (eksoterik/lahiriah) dan bāṭin (esoterik/batiniah). Aspek ẓāhir umumnya menjadi wilayah eksplorasi utama dalam tafsir konvensional, seperti tafsir bayānī dan fiqhī, yang menekankan pada struktur gramatikal, konteks historis (asbāb al-nuzūl), dan pendekatan hukum. Namun demikian, para sufi melihat adanya lapisan-lapisan makna dalam […]

Selengkapnya