Berpuasa di Bulan Muharram

QNA

Tanya:
Bagaimana hukum puasa di bulan Muharram, karena Nabi pernah bersabda “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram.” Apakah itu artinya berpuasa satu bulan penuh?

Jawab:
Nabi Muhammad saw. tidak pernah berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Ini dinyatakan dalam hadis Aisyah yang maknanya: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan“. Memang ada sejumlah Sahabat yang berpuasa sebulan penuh pada bulan Muharram, bahkan pada tiga asyhur hurum lainnya, seperti Ibnu Umar. Tetapi banyak juga yang tidak melakukan puasa sebulan penuh, seperti Ibnu Abbas. Walhasil, sebagian besar ulama tidak memandang puasa sebulan penuh pada bulan Muharram sebagai sunnah, meskipun juga tidak melarang.

Selain itu, hadis riwayat Imam Muslim: (Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah Muharram), tidak harus dipahami (tidak berarti) puasa Muharram sebulan penuh, tetapi puasa hari-hari tertentu pada bulan Muharram. Sebagian besar ulama berkesimpulan bahwa hadis itu adalah anjuran untuk memperbanyak puasa pada bulan Muharram, bukan puasa sebulan penuh.

Wallahu a’lam.

[M. Arifin, Dewan Pakar Pusat Studi al-Quran]