Prinsip Toleransi dalam Al-Qur’an

Toleransi adalah suatu sikap atau perilaku manusia yang tidak menyimpang dari aturan, di mana seseorang menghargai atau menghormati setiap tindakan yang orang lain lakukan. Sikap toleransi harus selalu dipupuk agar tidak layu karena tersapu “angin zaman”. Sebagai manusia yang memiliki perbedaan dengan manusia lain baik dalam hal agama, kebudayaan, tradisi, dan latar belakang lainnya, setiap individu hendaknya memahami betapa pentingnya bersikap toleransi. 

Orang yang memiliki sikap toleransi merupakan bagian dari agen perdamaian. Dengan sikap ini, permusuhan yang disebabkan karena perbedaan akan terkikis melalui cara menghargai dan menghormati perbedaan itu. Dalam konteks toleransi beragama, Allah memberikan prinsip yang jelas dalam Al-Quran.

Baca Juga: Hijrah Rasulullah SAW: Perjalanan Menuju Kemenangan

لَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْهُمْ وَتُقْسِطُوْٓا اِلَيْهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ  

Artinya: “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan Berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang Berlaku adil.” (Q.S. Al-Mumtahanah [60]: 8)

Sikap bertoleransi tidak hanya menghormati dan menghargai kepercayaan dan tradisi orang lain tapi juga lebih dari  itu yaitu berbuat baik kepada mereka selama mereka tidak melakukan perbuatan jahat kepada kita.

Baca Juga: Jujur Melahirkan Kepercayaan

Menghormati, menghargai serta berbuat baik kepada orang lain merupakan sikap yang patut ditanamkan pada setiap individu. Dalam konteks negara dengan penduduk yang heterogen, Indonesia bisa menjadi prototipe bagi negara lain dalam hal mengakarkan toleransi dalam kehidupan.

Dr. Ali Nurdin, M.A, Pimpinan Cariustadz.id