KH. Dr. Nasrulloh Afandi, Lc, MA.

Foto_Ustadz_KH. Dr. Nasrulloh Afandi, Lc, MA._cariustadz.id

Kontak

Cocok dengan ustadz ini?

Tekan tombol di bawah untuk kontak beliau.

Kontak Ustadz

Gus Nasrul, Penceramah Millenial, Serba bisa

Bernama lengkap : KH Dr Nasrulloh Afandi, Lc, MA, Ia akrab di sapa: Gus Nasrul. Ia dikenal dengan pengajian / ceramah-ceramahnya yang menyejukkan dan damai, penuh humor yang menyenangkan. Dan banyak hal- hal baru yang disampaikan oleh Gus Nasrul, yang belum pernah disampaikan oleh penceramah lainnya.

Gus Nasrul adalah kiyai muda Pondok Pesantren Balekambang Nalumsari Jepara Jateng(Salah satu pesantren tertua di Indonesia / Pesantren berusia 136 Tahun)


Gus Nasrul tergolong penceramah yang “unik”, Ia Peraih Doktor maqashid Syariah Cumm Laude Universitas al-Qurawiyin Maroko(Universitas tertua di dunia). Dan disertasi Doktornya Gus Nasrul, mendapat rekomendasi dari beberapa lembaga Internasional, untuk diterbitkan jadi buku. Tetapi Ia tidak seperti umumnya orang yang berpendidikan akademik tinggi, lebih memilih daerah perkotaan dan tempat mewah untuk ceramah.

Namun Gus Nasrul, dengan gelar Doktornya, dan berada di tengah pesantren dengan ribuan santri. Ia seorang yang rendah hati, aktif dan semangat mengaji di Musholah -musholah, majlis ta’lim, dan masjid- masjid kampung pedalaman dan di pegunungan. Ia pun bisa menyesuaikan materi ceramah sesuai tingkat pendidikan hadirin yang ada.

Gus Nasrul Wakil Katib PWNU Jateng itu, bukan hanya di pulau Jawa, tapi juga sejumlah pelosok Indonesia. Hingga berdakwah ke Kabupaten Telukbintuni, pedalaman Papua Barat, menelusuri jalan ratusan kilo, hingga jalan berlumpur puluhan kilo, yang dulu almarhum Habib Mudzir al-Musawwa (Majlis Rasul Jakarta) Pernah berdakwah kesana. Sungguh langka doktor dakwah di pedalaman.

Gus Nasrul, yang alumni Pesantren Lirboyo Kediri Jatim, saat belajar di sana, ia oleh guru-gurunya dikenal dengan kecerdasannya dalam menghafal dan memahami kitab-kitab kuning pelajarannya. Tidak heran, selama belajar di pesantren Lirboyo sering menjadi ranking kelas(Nilai Jayyid).

Gus Nasrul, yang kemana-mana akrab dengan peci hitam, bersarung dan baju koko itu. Ia pun tidak meninggalkan intelektualitasnya sebagai alumnus universitas, selain masuk jajaran pengurus pusat Ikatan Sarjana NU(ISNU) Ia juga dengan gagasan-gasannya yang brilian, aktif mengisi orasi ilmiah di forum-forum seminar nasional (Sosial, politik, keagamaan) di sejumlah campus perguruan tinggi Negeri bergengsi. Di topang dengan pengalamanya yang sejak kuliah S1 dulu, Ia aktif menulis artikel ilmiah di sejumlah media.

Ia juga aktif mengisi halaqoh berbagai oraganisasi sosial keagamaan, seperti seminar/ Halaqoh sejumlah organisasi pemuda/ Mahasiswa tingkat Provinsi, dan NU tingkat provinsi, hingga menjadi pembicara di acara seminar Nasional.


Dalam hal ceramah agama, Gus Nasrul yang juga jajaran khatib Jumat masjid Agung Jawa Tengah ini. Ia sering mengisi pengajian di tempat ternama, seperti di sejumlah hotel berbintang, Masjid Agung Sunda Kelapa Jakarta Pusat, Masjid Raya Makassar, Masjid Ageng Kanjeng Sunan Kalijaga Kadilangu Demak dan sejumlah masjid besar atau tempat berkelas lainnya. Termasuk pernah mengisi ceramah di hadapan para pejabat tinggi, dalam acara akad nikah Halim Kalla(Adik Kandung Wakil Presiden)

Ditopang dengan bekal ilmu kitab kuning yang diperolehnya dari pesantren Lirboyo Kediri Jatim, Pesantren Sarang Rembang, dan sejumlah pesantren lainnya. Namun kitab-kitab kuning yang kelas tinggi itu, Gus Nasrul mampu menyajikannya dengan sederhana dan praktis mudah di faham oleh masyarakat umum.

Gus Nasrul yang dikenal supel dalam pergaulan dengan berbagai kalangan ini. Ia mendapat pendidikan dasar ilmu kitab kuningnya(Ilmu Nahwu Sorof dan kitab fikih tingkat dasar) langsung dari orang tua kandungnya, almarhum almaghfurlah Abah Afandi, kiyai kharismatis yang terkenal dengan penguasaan ilmu kitab kuningnya, yang bernama lengkap KH Afandi Abdul Muin (Pesantren Asy-Syafi'iyyah Kedungwungu Krangkeng Indramayu Jabar.

Dalam pergaulan, Abah Afandi adalah Sahabat dekat KH Abdurrahnan Wahid(Gus Dur) Abah Afandi merupakan santri Pesantren Tebuireng Jombang Era Hadrotussyeikh KH Hasyim Asy'ari dan Pesantren Tambakberas Jombang Era Hadrotussyeikh KH Wahab Hasbulloh Dua Tokoh Pendiri NU( Lihat Buku Tambakberas Menelisik Sejarah memetik Uswah ada sejumlah kisah Abah Afandi dengan para tokoh pendiri NU).

Berbeda dengan penceramah yang sering hanya mumpuni dalam ceramah pengajian, atau hanya mumpuni berbicara di forum seminar. Gus Nasrul, Beliau kiyai muda yang mumpuni dan serba bisa.

Di forum seminar Gus Nasrul, menjelma jadi seorang intelektual, ceramah di forum para Kiyai Ia bisa menyampaikan materi kitab kelas tinggi untuk konsumsi para kiyai. Di hadapan masyarakat umum di kampung pedalaman, Gus Nasrul bisa menyampaikan materi pengajian yang dibutuhkan oleh masyarakat umum dengan penuh humor yang membuat hadirin ger-geran tertawa dan tidak bosan. Ditopang dengan suaranya yang tegas menggelegar yang naik turun diselingi humor -humor segar. Menjadi ciri khasnya Gus Nasrul.

Dalam kesibukannya sebagai Muballigh atau Dai. Gus Nasrul juga tetap masih membagi waktunya untuk aktif ngajar kitab-kitab kuning pada para santri di Pesantrennya.

Selama Bulan Ramadhan ini. Gus Nasrul mengajar santri para senior ngaji kitab Fathul Wahhab(Kitab fikih Kelas tinggi untuk pelajaran santri) di kalangan pondok pesantren.


Gus Nasrul, yang kemana-mana akrab dengan peci hitam, bersarung dan baju koko itu. Setiap hari pkl. 13.00 WIB Selama bulan Ramadhan ini Gus Nasrul tausiyah singkat live streaming di Channel resmi PBNU.

 

Untuk menemukan video ceramah/ artikel-artikel beliau, di youtube/ Google, tulis : Nasrulloh Afandi, Nasrullah Afandi, PWNU Jateng, Gus Nasrul. Atau KH Nasrullah Afandi.

Video Kajian

Karir/Organisasi

  • ( )

Riwayat Pendidikan

  • ( Pondok Pesantren ) -